Nomor Induk Kependudukan atau NIK, sangat penting perannya untuk mendukung data identitas kita sebagai Rakyat Indonesia atau setiap orang yang tinggal di Indonesia. Saking besar perannya, contohnya untuk mendaftar CPNS via Online kita harus menginput / memasukkan NIK sebagai salah satu prosedurnya. CPNS sendiri seperti yang kita ketahui termasuk dalam golongan kerja yang sangat kita inginkan.

Saat ini, Pemerintah Republik Indonesia membuka lowongan pekerjaan untuk menjadi PNS atau Pegawai Negeri Sipil. Kesempatan inipun tidak disia-siakan oleh masyarakat Indonesia termasuk kita sendiri, semua kegiatan, informasi, tips, bahkan berita seputar CPNS selalu kita ikuti agar kita selalu update dalam upaya untuk bisa diterima menjadi PNS.

Jutaan Rakyat Indonesia ikut serta melakukan registrasi / pendaftaran CPNS pada tahun ini, selain karena memang gaji yang pasti dan menjanjikan, terdapat pula alasan kuat yang membuat rakyat Indonesia berbondong untuk ikut serta mendaftar yaitu kuota yang diberikan sangatlah besar bagi lulusan Sekolah Menengah Atas ( SMA ) / sederajat, Instansi yang paling banyak membuka penerimaan pegawai adalah Kementerian Hukum dan HAM ( KEMENKUMHAM ) yaitu sebanyak 14.000 pegawai untuk menjadi Penjaga Lapas ( SIPIR ) dengan sertifikasi lulusan Sekolah Menengah Atas ( SMA ) / Sederajat.

Berdasarkan pengamatan saya pribadi, banyak rakyat Indonesia yang melakukan pendaftaran namun terkendala NIK yang tidak sesuai ( termasuk saya ), banyak faktor yang menjadi alasannya, yaitu :

  1. NIK KTP atau NIK KK / NIK Kepala Keluarga tidak terdaftar.
  2. Server error.
  3. Ada kemungkinan database pemerintah sudah penuh.*
  4. Ada Kemungkinan jika pemerintah melakukan skema pembatasan kuota secara halus.*
  5. Browser kita yang error.*

poin nomer 3, 4 & 5 hanyalah sebuah kemungkinan yang berdasarkan pada nalar.

Dari poin diatas, semua hanya sebagai ekspetasi belaka, setelah saya telusuri lebih dalam dan berdasarkan pengalaman saya sendiri, timbulah satu statement yaitu :

NIK KK atau NIK KEPALA KELUARGA Tidak ada datanya di server DUKCAPIL.

Alasan yang menguatkan dan sangat saya benarkan disini adalah NIK KK atau NIK Kepala Keluarga tidak valid / tidak ada di server DUKCAPIL. NIK yang ada di DUKCAPIL adalah NIK yang relevan dipakai untuk input data di sscn.bkn.go.id , pada kasus ini faktanya banyak yang menyepelekan NIK Kepala Keluarga yang mungkin belum terbarui oleh sistem eKTP yang sebagaimana telah kita terapkan saat ini.

Ada beberapa cara untuk mengeksekusi / memecahkan masalah ini yaitu :

  1. Lapor ke DUKCAPIL : Datangi kantor wilayah DUKCAPIL tempat anda berdomisili sesuai dengan data di KTP / KK anda, perbarui data anda beserta data anggota keluarga yang termasuk di dalam Kartu keluarga anda, laporkan juga alasan anda mengapa anda memperbarui Kartu Keluarga anda atau data KTP anda, dan laporkan kasus anda yang tidak bisa mendaftar di sscn.bkn.go.id , disini peran DUKCAPIL sangat penting untuk memecahkan semua masalah catatan sipil yang digunakan dalam sistem pendaftaran CPNS.
  2. Analisa Data Kartu Keluarga : Setelah data anda diperbarui, coba anda lakukan pendaftaran ulang di sistem SSCN, jika masih terdapat kendala, maka silahkan anda koordinasikan kepada DUKCAPIL lagi. Berdasarkan pengalaman saya pribadi, Kepala Keluarga yang telah meninggal menjadi faktor penting dalam memainkan peran data di sistem SSCN.bkn.go.id . Silahkan anda hapus Nama Kepala Keluarga yang telah meninggal di dalam Kartu Keluarga dengan cara melaporkan ke DUKCAPIL agar kembali dibuatkan Kartu Keluarga baru, Selain Kepala Keluarga yang meninggal, Kepala Keluarga yang berpoligami juga membawa dampak untuk keluarga yang terdaftar di Kartu Keluarga lain. Silahkan juga anda koordinasi dengan DUKCAPIL.
  3. Daftar Ulang di sscn.bkn.go.id : Jika telah selesai memperbarui data, coba daftar kembali di sscn.bkn.go.id, kalau masih terdapat kendala pada saat pendaftaran, terdapat kemungkinan data yang telah anda perbarui belum masuk di server data DUKCAPIL pusat. Dengan adanya pembaruan data mungkin data yang telah dimasukkan baru akan terbaca oleh sistem setidaknya 1×24 jam.

Peran NIK memang sangat besar ikut andil dalam pendaftaran online CPNS, dalam kasus ini saya juga mendapat permasalahan yang sama, namun setelah sampai di poin nomer 2 diatas akhirnya saya berhasil melakukan pendaftaran. Kedepan saya sangat menyarankan agar sobat semua jangan menyepelekan data adminitrasi kependudukan kita, karena akan berdampak besar di kemudian hari.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi sobat semua.

[ UPDATE ] NIK KTP dan NIK KK / NIK Kepala Keluarga Tidak Sesuai ? Ini Alasan dan Jalan Keluarnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *